APLIKASI MOBILE LEARNING:

KONTEN PEMBELAJARAN DI ERA SELULER
Muh. Tamimuddin H (muh_tamim@yahoo.com)

Perkembangan teknologi telah menciptakan pengembangan terobosan-terobosan dalam pembelajaran. Di tengah perkembangan ini learner (pembelajar) bersinggungan dengan perangkat-perangkat teknologi komunikasi bergerak dan teknologi internet telah menjadi gelombang kecenderungan baru yang memungkinkan pembelajaran secara mobile atau lebih dikenal sebagai mobile learning (m-learning) memanfaatkan divais bergerak, khususnya telepon genggam. Kombinasi teknologi telekomunikasi dan internet memungkinkan pengembangan sistem mobile learning atau m-learning yang pada sisi klien memanfaatkan divais begerak, berinteraksi dengan sisi server, yaitu web server.

Meskipun saat ini m-learning masih berada pada tahap awal pengembangan serta relatif belum begitu mapan, namun, m-learning diperkirakan akan menjadi cukup pesat dan viabel dalam jangka waktu dekat. Hal ini didukung oleh beberapa faktor berikut.
•Divais makin banyak, murah dan canggih serta kenyataan bahwa pengguna divais bergerak lebih banyak dari pengguna komputer.
•Perkembangan teknologi wireless/seluler (2G, 2.5G, 3G).
•Tuntutan kebutuhan.

Arsitektur fisik dari sistem yang dikembangkan

Screenshot dari aplikasi pembelajaran m-learning

Faktor yang menjadi keterbatasan pemanfaatan m-learning banyak terkait dengan keterbatasan pada divais. Saat ini kebanyakan divais bergerak memiliki keterbatasan layar tampilan, kapasitas penyimpan dan keterbatasan catu daya.

m-learning juga memiliki lingkungan pembelajaran yang agak berbeda dengan e-learning atau pembelajaran konvensional. Dalam m-learning pembelajar lebih banyak memanfaatkan m-learning pada waktu luang (spare time) atau waktu idle (idle time) sehingga waktu untuk mengakses belajar juga terbatas. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa pembelajar cukup nyaman menatap tampilan layar perangkat yang relatif kecil tersebut dalam waktu di bawah 5 menit.

Hal ini menyebabkan konten pembelajaran harus dirancang secara khusus dan tidak dapat dengan serta merta diadopsi dari modul pembelajaran e-learning atau pembelajaran tradisional.

Penelitian yang saat ini ada masih banyak meng-eksplorasi kepada aspek-aspek teknis pengembangan software dan belum mendalami aspek lain berkait masalah usabilitas maupun aspek pedagogis dan aspek-aspek lainnya, sehingga diperlukan adanya penelitian-penelitian lebih lanjut yang lebih spesifik. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi Java dapat dimanfaatkan sebagai salah satu enabler dari pemanfaatan m-learning. Java juga termasuk kategori software yang independen terhadap platform dan perangkat sehingga lebih banyak divais yang dapat menjalankan aplikasi Java.

Beberapa lembaga yang telah mulai mengembangkan produk pembelajaran m-learning di Indonesia antara lain: Telematika Edukasi Indonesia (http://mlearn.teleforedu.web.id), PPPPTK Matematika (http://mml.p4tkmatematika.com) InhandLearning (http://inhandlearning.com).

Potensi dan Tantangan
Mobile learning merupakan salah satu alternatif yang potensial untuk memperluas akses pendidikan. Namun, belum banyak informasi mengenai pemanfaatan divais bergerak, khususnya telepon seluler, sebagai media pembelajaran. Hal ini patut disayangkan mengingat tingkat kepemilikan dan tingkat pemakaian yang sudah cukup tinggi ini kurang dimanfaatkan untuk diarahkan bagi kepentingan pendidikan

Selain itu, saat ini masih sangat sedikit upaya pengembangan konten-konten pembelajaran berbasis divais bergerak yang dapat diakses secara luas. Kebanyakan konten yang beredar di pasaran masih didominasi konten hiburan yang memiliki aspek pendidikan yang kurang serta kebanyakan adalah hasil produksi dari luar negeri yang memiliki latar budaya yang berbeda dengan negera kita. Kenyataan ini memunculkan kebutuhan akan adanya pengembangan-pengembangan konten/aplikasi berbasis divais bergerak yang lebih banyak, beragam, murah dan mudah diakses.
*) PPPPTK Matematika, Departemen Pendidikan Nasional, Jalan Kaliurang KM 6,2 Sambisari Depok Sleman Yogyakarta.

Yayasan Telematika Edukasi Indonesia Bandung.

    • Memet Casmat
    • February 15th, 2008

    Selamat atas penemuan terbarunya, semoga dapat meningkatkan mutu pendidikan di negara Indonesia yang tercinta.
    Wassalaam

  1. Ayo kembangkan mobile learning… Jadikan masyarakan Indonesia yang cerdas.

  2. saya tertarik sekali mengenai mlearning. silahkan dikembangkan lebih lanjut. pokoknya sukses dah………….

    • Refi Elfira
    • April 25th, 2008

    Ide tentang mobile lerning ini sangat inovatif sekali. Saya menunggu perkembangannya lebih lanjut. Semoga pendidikan Indonesia semakin maju dan berkualitas .

  3. Kantor kami juga sedang mengembangkanya, semoga bisa berkerja sama.

  4. ok,good luck…, kembangkan terus m learning…..

  5. Yup… Selamat Mas Tamim…
    Saya beserta rekan saya juga sedang mengembangkan m-learning juga mas…
    Alhamdullillah… Lolos PKM DIKTI 2009.
    Silahkan bisa merefer ke sini Fisikawanunnes.Web.Id

  1. May 3rd, 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: