PENGUMUMAN BEASISWA S2 ITB

PENGUMUMAN

 DIBUKA PENDAFTARAN GELOMBANG I 2011/2012 SELEKSI MAHASISWA PROGRAM MAGISTER TEKNIK ELEKTRO BIDANG KHUSUS TEKNOLOGI MEDIA DIGITAL DAN GAME– STEI – ITB DENGAN PERSYARATAN SBB.

 Latar Belakang Pendidikan Sarjana Teknik, Sarjana MIPA dan Sarjana Pendidikan Bidang Teknik dengan

  1. IPK Beasiswa Unggulan >2,75
  2. Fotokopi Transkrip Akademik dan Ijazah Tingkat Sarjana yang telah dilegalisir.
  3. Memiliki Score English Language Profiency Tes > 80
  4. Memiliki Score Potensi Akademik dari Oto Bappenas (TPA) 500
  5. Surat Keterangan Sehat dari dokter.
  6. Seleksi :

a. Tempat Seleksi           : Gedung Labtek VIII Lantai 2 – ITB Jln. Ganesa No. 10Bandung

b. Tanggal            :  15 dan 16 Juli 2011

c.  Waktu                     :  Pkl 08.00 – selesai

d.  Biaya             :  Rp 675.000 dengan perincian sbb :

Biaya pendaftaran     Rp 350.000

Biaya Tes ELPT        Rp   75.000

Biaya TPA                Rp  250.000

Tanggal 15 Juli 2011 pkl 08.00 – 11.00 Tes Materi

Tanggal 15 Juli 2011 pkl 13.00 – 16.00 ELPT

Tanggal 16 Juli 2011 pkl 08.00 – 13.00 Tes TPA

Tanggal 16 Juli 2011 pkl 13.00 – selesai Wawancara

LATIHAN MENJAWAB SOAL TANGGAL 12 JULI 2011 TEMPAT DITENTUKAN KEMUDIAN

Biaya Seleksi dibayar selambat-lambatnya tanggal  8 Juli 2011 via Bank BNI Rekening BNI Cabang PTB Bandung No. 0074113644

a.n. Adis Suwardi QQ Yati Suyati :

Dengan bukti pembayaran di-fax ke 022-2534217

Informasi lebih lanjut:

Adis Suwardi (adis@lskk.ee.itb.ac.id)

Yati Suyati (yati@lskk.ee.itb.ac.id)

Aca Sutardi (aca@lskk.ee.itb.ac.id)

Lab. Sistem Kendali dan Komputer

Sekolah Teknik ELektro & Informatika

Institut Teknologi Bandung

Tel: +62-22-2500960

Fax: +62-22-2534217

“Siedun” Memang “Edun”

JAKARTA, KOMPAS.com — Perkembangan dunia teknologi informasi yang makin pesat kini membuat proses belajar mengajar tidak hanya dapat berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui media internet.

Berbekal pengetahuan teknologi yang didapat di bangku sekolah, serta keinginan membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan, lima anak dari SMK Negeri I Cimahi, Jawa Barat, berhasil menciptakan software yang berisi konten-konten pendidikan yang bisa diakses secara mobile.

Software yang diberi nama “Siedun”, kepanjangan dari Sistem Edukasi Nasional, ini berisikan konten pendidikan mulai dari materi pelajaran, chatting dengan pengajar, hingga soal-soal ujian yang bisa dikerjakan secara online. “Siedun ini software edukasi yang ingin kita terapkan ke versi mobile maupun website. Jadi murid bisa mengakses materi pelajaran atau ujian di mana pun dia mau,” kata M Saepul, Java Developer software Siedun, kepada Kompas.com di Gelaran Inaicta 2010, di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (23/7/2010).

Saepul adalah salah satu dari lima orang pengembang software Siedun. Selain Saepul, ada Kevin R Oktavian, Ade Hermawan, Yudhi Guntara, dan Darin Harly S. Kelimanya merupakan siswa tingkat empat di SMK Negeri Cimahi.

Software Siedun ini merupakan salah satu dari lima karya dari lima kontestan yang menjadi nominator kategori pelajar di Inaicta 2010. Epul, panggilan akrab Saepul, mengatakan, Siedun mampu menampung berbagai materi pelajaran sesuai kenginan guru ataupun penyelenggara pendidikan.

Menariknya, Epul dan kawan-kawan tidak hanya mengembangkan dalam bentuk website untuk desktop, tetapi juga versi mobile. “Ide awalnya karena kita ingin buat sesuatu tentang konten edukasi. Kita ingin berbagi resource materi pelajaran, tapi juga harus ada versi mobile supaya bisa diakses di mana saja,” katanya.

Epul menjelaskan, hanya butuh waktu kurang dari dua bulan untuk mewujudkan konsep software Siedun menjadi bentuk seperti sekarang. Pengetahuan dasar tentang Java yang didapat di bangku sekolah kemudian dikembangkan oleh Epul dan rekan-rekannya untuk membangun website edukasi yang lebih interaktif.

Meski masih dalam tahap pengembangan, Epul optimistis Siedun bisa dikembangkan secara maksimal menjadi lebih fungsional. “Pengembangannya nanti tinggal tergantung kepada pemakainya. Bisa diisi materi-materi yang sesuai kebutuhan murid-murid,” kata siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak ini.

Selama proses pengembangan Siedun, Epul mengaku cukup banyak belajar dari pakar-pakar software dan sistem operasi. Masukan-masukan dari guru dan teman-teman di sekolah mengarahkan Epul dan rekan-rekannya untuk merancang konsep yang lebih familiar dan easy to use.

Dalam pengembangan lanjutan, Siedun bahkan nantinya juga bisa terhubung dengan situs-situs jejaring sosial macam Facebook. “Kalau yang paling sulit itu sebenarnya di konsep. Karena gimana caranya supaya enak dibaca, supaya bisa upload secara mobile, dan enggak cuma familiar buat murid, tapi juga buat guru,” tutur remaja berkacamata ini.

Dalam ajang Inaicta 2010 ini, Epul berharap software kreasinya bisa dimanfaatkan seluas-luasnya untuk pengembangan pendidikan anak-anak Indonesia.

Menurut Epul, Siedun ini bisa dikembangkan untuk sistem nasional ataupun untuk versi internal yang dapat digunakan untuk masing-masing sekolah. “Harapannya, kami ingin supaya bisa dikembangin lebih sempurna lagi dan bisa digunakan di masyarakat secara luas. Kalau semua siswa bisa pakai Siedun kan makin banyak yang mau belajar,” ucapnya.

Ponsel untuk Pendidikan Sangat Dibutuhkan

Jakarta – Operator telekomunikasi dan vendor ponsel seharusnya melihat ini sebagai peluang. Sebab, ponsel khusus untuk komunitas pendidikan ternyata sangat dibutuhkan.

Demikian diutarakan Yudi Purnawan, Sekretaris Yayasan Telematika Edukasi Indonesia di sela penandatangan nota kesepakatan antara Nusantara Online, Better-B, dan Seamolec, di Universitas Terbuka, Tangerang, Selasa (9/3/2010).

Menurut pengalaman Yudi saat di lingkup sekolah, banyak orang tua murid yang khawatir akan dampak buruk ponsel terhadap prestasi belajar. Padahal sebaliknya, ponsel menurutnya adalah medium untuk belajar teknologi yang paling mudah dan murah.

“Setelah kami berikan edukasi, akhirnya para orang tua murid banyak yang bertanya, apakah ada ponsel yang khusus untuk menunjang pendidikan. Kalau ada, kita semua mau beli,” cerita Yudi.

Kemal Arsjad, CEO Better-B, perusahaan pengembang aplikasi ponsel BlackBerry, yang saat itu ikut hadir dalam acara ini menawarkan untuk membuat aplikasi on device portal (ODP) khusus untuk pendidikan.

“Jika ada permintaan, aplikasi untuk pendidikan akan kami buatkan. Gratis,” sahutnya yang disambut suka cita oleh para guru yang ikut hadir di acara ini.

Ponsel dengan aplikasi khusus untuk menunjang pendidikan memang tak banyak beredar di Indonesia. Operator dan vendor ponsel, mayoritas hanya memasarkan ponsel yang sifatnya komersil untuk fungsi bisnis dan hiburan.

Namun menurut Deputy Commerce Executive General Manager Telkom Flexi, Judi Achmadi, pihaknya telah memasarkan ponsel yang khusus untuk segmen pendidikan. Ponsel bundling yang diberi nama Flexi Klub Guru itu menawarkan layanan berbasis On Device Portal (ODP) dengan konten sesuai kebutuhan guru saat ini.

“Di dalam Flexi Klub Guru terdapat konten antara lain info klub guru yang berisikan aturan kebijakan, hot news, kompetensi dan kurikulum pendidikan, pedoman penulisan karya tulis ilmiah, kios musik, kios buku, kios digital, diskon klub dan siraman rohani,” papar Judi.

Ia menyebutkan, paket bundling Flexi Klub Guru Indonesia ditawarkan dalam tiga jenis ponsel berbasis CDMA yang menyasar segmen atas, menengah, dan bawah dengan banderol Rp 999 ribu, Rp 649 ribu, dan Rp 325 ribu. Telkom sendiri menargetkan sejuta pelanggan baru dari komunitas pengajar ini.
( rou / ash )

http://www.detikinet.com/read/2010/03/09/163856/1314653/317/ponsel-untuk-pendidikan-sangat-dibutuhkan

Lunas System Ver 0.2

Alhamdulillah, Lunas System Ver 0.2 sudah hampir rampung di garap oleh tim developer Yayasan TEI. Pengembangan Lunas oleh kami merupakan kerjasama dengan SEAMOLEC sebagai bagian dari upaya solusi memaksimalkan peran ICT (manfaat Internet) untuk dunia pendidikan.

Lunas ( Latihan Ujian Nasional) kami kembangkan untuk membantu siswa dan guru dalam memantau peningkatan kemampuan belajarnya hingga siap dan matang dalam melakukan Ujian Nasional yang sebenarnya.

Pada Lunas Ver 0.2 ini ada beberapa pengembangan dari ver 0.1 sebelumnya, terutama dari sisi : desain, kategori ujian, dan penyederhanaan fungsi, penambahan ver offline,

Dari sisi User pada lunas ini intinya ada 3 user, 1. Siswa, 2. Guru, 3. Admin., sedangkan guru setelah dievaluasi akan dikembangkan lagi sebagai kontributor dan lalu klo kemampuannya dirasa cukup akan dijadikan sbg evaluator.

Tentu Lunas tidak akan dapat banyak membantu tanpa partisipasi siswa dan guru serta para konbtributor/evaluator untuk mengisi kelengkapan konten dan aktivitas lunas.

Trims All Tim…. Maju terus…

Sukses

Telematika Edukasi Indonesia

nusaTEI

Mobile Learning sebagai alternatif

Berdasarkan data sebanyak 70% dari total jumlah seluruh penduduk di Indonesiamenggunakan perangkat seluler (Goswami, 2007:25) atau sekitar 150 juta penduduk Indonesia menggunakan perangkat seluleryang juga dapat dikatakan sebagai perangkat bergerak ataumobile devices.Kenyataan ini juga sekaligus dapat menjadi peluang untukInstitusi Pendidikan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran denganmemanfaatkan perangkat bergerak sebagai media yang di kenal denganmobile learning.

Mobile learning merupakan bagian dari pembelajaran elektronik atau lebih di kenal dengan e-learning. (Georgiev, Georgieva & Smrikarov, 2006). Terkait dengan jumlah pengguna perangkat bergerak yang banyak, mobile learning dapat dijadikan salah satu alternatif untuk memecahkan permasalahan dalam bidang pendidikan di tingkat Sekolah Menengah pada umumnya, khususnya Sekolah Menengah Atas, terutama masalah pemerataan akses infomasi pendidikan.

Menggagas Network Pendidikan Jabar

Selamat Pagi Jabar !!!!!

dari hasil diskusi kami dengan Pak Goen dan kawan kawan kemaren di rumanya, ada beberapa program makro FK ICT Center Jabar yang akan kita tawarkan kepada Disdik Jabar dan temen2 semuanya di Kab/Kota. Terutama dalam hal bagaimana memaksimalkan peran ICT Center se Jabar dalam mensukseskan akselerasi tujuan pendidikan Jabar.
Sebagaimana yg sudah sy kemukakan bahwa ada tiga peran ICT Center :
a. Peran pengembangan Network (WAN)
b. Peran pengembangan konten
c. Peran pengembangan SDM

Untuk mendukung peran tersebut, tercetus kesepakatan untuk mewujudkan gagasan membangun Wide Area Network (Network Pendidikan) Jabar yang mencakup disdik provinsi, kab/kota, ict center dan sekolah2. Memang cukup besar (Jabar IX), tapi bukan hal yang mustahil mengingat manfaat yang akan didapat begitu luas. (baik pendidikan, ekonomi, sosial,…..).
Sehingga, realisasinya memrlukan kerjasama dari semua pihak. Terlebih kesiapan dan kesepakatan temen2 ict center tuk mendukung dan menjalankan NetDik Jabar ini.

secara teknis nanti akan kita bahas lebih lanjut…
Silahkan temen2 semua memberikan masukannya…

hatur nuhun…

Sistem Latihan Ujian On-Line

Untuk memenuhi kriteria/syarat kelulusan Ujian Nasional, banyak sekolah atau siswa yang mengganggap kriteria tersebut terlalu berat sehingga berbagai langkah ditempuh sebelum mengikuti/melaksanakan Ujian Nasional seperti Pemantapan, Bimbingan Belajar, Try out, dan lain-lain.

Dengan adanya kondisi tersebut para siswa membutuhkan pelajaran tambahan, oleh karena itu atas kerjasama antara Yayasan Telematika Edukasi Indonesia dan SEAMOLEC di adakan riset dengan topik “Membangun Latihan Ujian On-Line dengan PHP dan MySQL dengan menggunakan bahasa pemograman PHP dengan database MySQL,

Mengingat :
a. belum adanya sarana persiapan Ujian Nasional disamping kursus maupun bimbingan belajar yang lengkap dan terjangkau bagi peserta Ujian Nasional
b. perlu diupayakan penyediaan cara belajar yang dapat dilakukan kapan dan dimanapun, mudah dan dapat dipertanggungjawabkan

Tujuannya adalah
a. sebagai latihan ujian bagi siswa dalam menghadapi ujian nasional dengan sistem online yang terdiri dari tiga mata pelajaran yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris diharapkan dapat membantu siswa dalam melatih kemampuannya dalam belajar.
b. Menyediakan sarana alternatif latihan untuk menghadapi Ujian Nasional yang terjangkau, lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan berupa sistem latihan ujian berbasis web
c. Studi banding terhadap siswa yang mengikuti Latihan Ujian Online dan yang tidak.

Alhamdulillah web ini sudah dapat dipergunakan, walaupun memang masih ada hal2 yang perlu diperbaiki baik secara sistem maupun konten. Sistem Latihan Ujian Nasional On Line ini sudah sy presentasikan pada acara Seminar Ulang Tahun Seamolec tanggal 31 Januari 2009, …… ternyata responnya lumayan rame….jadi mendadak dangdut he he he.
Silahkan yang mo nyoba di akses aja :
http://www.lunas.seamolec.org

sekalian sy harapkan masukannya agar sistem ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh siswa2 secara nasional.

Pada Web ini akan ditampilkan soal secara acak sehingga dapat menguji kemampuan siswa dalam menjawab setiap soal yang keluar, menampilkan nilai hasil ujian dan menampilkan statistik user yang telah melakukan ujian.